
Minggu, 06 Juli 2008
Renungan
Pernah merasa stres dan tertekan? Beban pekerjaan makin menumpuk, target tak tercapai, pengertian tidak kita peroleh dari atasan! Kita mengeluh bahwa hidup "bagai laut tak bertepi".
Yesus mengajak kita agar berani melihat sisi lain yang belum kita lihat. Jangan terlalu gemar mencari dan memperoleh jawaban seperti "resep baku" dan sim salabim. Yesus tidak menghendaki yang dangkal dan setengah-setengah.
Kita mesti belajar serta berani terhadap hal-hal yang belum kita lihat dan mencoba kiat yang belum pernah kita coba. Solusi yang baru mungkin juga tidak serta-merta menjamin penyelesaian. Yesuslah solusinya. Yesuslah jalan baru yang mesti kita tempuh. Kita mesti belajar kepada-Nya dan bersikap seperti Dia dan bila itu terjadi, kita tidak akan tersesat atau gagal.
Sukses tidak dinilai berdasarkan temuan matematis atau hitungan ekonomis, melainkan hati yang damai dan menyatu dengan Allah serta membiarkan diri dikenal oleh Allah tanpa topeng. Tidak perlu membandingkan dengan tetangga yang tampak sukses. Kita mesti belajar kepada-Nya dan menerima apa yang disajikan-Nya. Dia menjamin semuanya akan beres!
Yesus, ajarilah aku menanggung beban dengan sabar dan tidak mudah melarikan diri. Berilah aku kekuatan untuk bangkit setiap kali jatuh. Sebab hanya Engkaulah jawaban satu-satunya. Amin.
[Ziarah Batin 2008, Renungan dan Catatan Harian]