
Opini

09 Juli 2007 22:57
Jakob SumardjoCornelis van Vollenhoven adalah pakar hukum adat Indonesia. Pada tahun 1950-an dan 1960-an ia mudah dijumpai para mahasiswa ilmu-ilmu humaniora di ruang-ruang kuliah. Kini nama itu tak berarti lagi. Hukum adat Indonesia pun tidak ada lagi dan yang ada adalah hukum modern. Bangsa Indonesia tidak punya sejarah. Seja...
18 Juni 2007 07:13
Yonky KarmanDalam cerita pendek AA Navis Robohnya Surau Kami (1955), surau metafora kesalehan. Yang diratapi bukan bangunan fisik tetapi "suatu kesucian yang bakal roboh". Kesucian yang dimaksudnya bukan kesalehan individual yang ditandai dengan kesalehan ritual agama melainkan kesalehan sosial. Alkisah, Tuhan di akhirat...
11 Juni 2007 08:06
Ego veni ut vitam habeant et abundantius habeant, inilah motto Uskup Surabaya yang diambil dari Injil Yohanes 10:10. Terjemahannya, “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan”.Kelimpahan sebuah ide yang diagungkan oleh penganut teologi kelimpahan atau teologi sukses. Mereka beranggapan bahwa Tuhan tidak menghendaki seseorang menjadi miskin dan menganggap orang miskin tidak diberkati Tuhan. Kelimpahan ini pula yang ditentang oleh penganut teologi kemiskinan. Mereka beranggapan bahwa Tuhan men...
08 Juni 2007 12:30
Doni Koesoema AIbu Pertiwi berduka, bahkan menangis lagi. Mengapa? Negeri ini tidak lagi dapat menghargai air mata guru, air mata bangsa. Air mata guru ini adalah air mata kejujuran dan kebenaran. Jika yang menangis adalah guru bangsa, yaitu mereka yang melahirkan generasi yang cerdas, taat pada kebenaran dan keadilan, air mata merek...
02 Juni 2007 16:49
Aloys Budi PurnomoPresiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Amien Rais mengakhiri "sengketa" politik mereka terkait dengan kasus dana DKP dengan "duduk bersama" dan "saling memaafkan". Dalam perspektif demokratisasi, peristiwa ini bermakna positif. Duduk bersama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Amien Rais menjadi contoh konkret menjadikan...
28 Mei 2007 01:17
Benny SusetyoSangat ironis sekali penghargaan bangsa ini akan sebuah tanggung jawab. Seharusnya warga korban luapan lumpur panas Lapindo tak perlu berdemo menuntut kompensasi rumah dan lahannya yang hilang terendam. Itu sudah berupa conditio sine qua non, keharusan mutlak. Hak masyarakat dirampas oleh kekuasaan ekonomi dan diperbur...
28 Mei 2007 01:15
Jakob SumardjoTanda seru adalah tanda baca yang berarti peneguhan, kepastian, perintah, keyakinan, keselesaian. Dan, semua dalam tanda seru itu memberikan kedamaian akibat keyakinan yang pasti itu. Sebaliknya, tanda tanya memberikan ketidakpastian, belum jelas, tidak tahu, meragukan. Dan, semua dalam tanda tanya memberikan sesuatu y...